Pahami tiga jenis pengeluaran untuk lebih bijak keuangan

Posted on

Memahami jenis pengeluaran (belanja), kita akan mendapatkan gambaran yang lebih bagaimana memiliki sikap belanja yang konstruktif dan membantu kita membuat keputusan belanja.

Contoh, si Andre baru memulai bisnis selama 2 bulan. Bulan ketiga ia mendapatkan omset sebesar 60 juta rupiah dengan margin yang cukup besar.  Sebagai pemula dalam berusaha, uang 60 juta itu akan diapakan oleh Andre?

Kemungkinan jika itu anda, akan membeli sepeda motor atau mobil dengan kredit. Atau akan mengganti gadget lama dengan yang baru. Atau menyewa kantor baru yang lebih besar kapasitasnya.

Semua pengeluaran kita bisa dikategorikan dalam tiga jenis:

Habis

Jenis ini adalag pengeluaran yang setelah barang itu dibeli langsung habis setelah dipakai. Misalnya makanan, bbm, biaya jalan-jalan, uang sekolah anak, dan lain sebagainya. Dalam pengeluaran ini ada yang kategori wajib, seperti makanan dan uang sekolah anak. Ada kaegori bisa disesuaikan, seperti makan siang bisa dirumah atau makan di restoran. Bisa juga disesuaikan menunya, nasi ayam atau seafood. Kategori terakhir adalah tidak wajib, misalnya jalan-jalan.

Turun

Jenis ini adalah pengeluaran, yaitu benda yang kita beli nilainya turun seiring waktu. Misalnya beli kendaraan seperti motor dan mobil.

Naik

Jenis ini pula adalah pengeluaran yaitu benda yang kita beli nilainya naik seiring waktu. Misalnya properti seperti rumah, tanah, termasuk belanja investasi dan asuransi.

Itulah tiga jenis pengeluaran yang wajib anda pahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *