8 tips renovasi rumah dengan biaya lebih murah

Posted on

Setelah membeli rumah dari developer, hampir semua orang ingin melakukan renovasi sesuai kebutuhan dan seleranya. Biasanya developer membangun perumahan apalagi kategori rumah sederhana, fasilitas didalamnya belum memadai untuk keluarga kecil sekalipun.

Untuk renovasi atau meng-ubah suai rumah perlu perencanaan yang matang agar tidak terjadi penyesalan dan agar bisa menghemat biaya sebaik mungkin. Sayang bukan? setelah selesai bangunan ternyata tidak sesuai dengan keinginan dan terpaksa harus dibongkar lagi atau terpaksa diterima keadaannya apa adanya dengan rasa tidak puas.

Perhatikan dengan seksama tips-tips berikut ini untuk mendapatkan hasil renovasi rumah maksimal dengan mengurangi resiko biaya terlalu besar.

 

1. Buat konsep atau denah ruangan yang akan direnovasi

Ini adalah langkah pertama dari semua proses renovasi. Anda tidak perlu menyewa arsitek untuk membuatnya. Buatlah gambar denah sederhana diatas kertas dengan menggunakan pena, tentukan ruangan-ruangan yang anda butuhkan, berapa banyak kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang tamu dan ruang-ruang lainnya. Letakkan ruang-ruang tersebut sedemikian rupa dalam denah anda. Gunakan imajinasi, bayangkan rumah itu sudah jadi dalam pikiran anda. Ajak suami/istri membahas denah anda. Jangan lupa sesuaikan jumlah ruangan dan peletakannya dengan luas bidang tanah yang ada.

Dengan membuat denah sederhana saja, anda akan meminimalkan item-item yang terlupakan serta bisa memaksimalkan dana yang anda miliki

 

2. Menentukan bahan bangunan

Kenapa bahan bangunan harus ditentukan? karena bahan bangunan bervariasi. Contoh, untuk dinding beberapa pilihan seperti bata merah, celcon dan batako. Dari beberapa pilihan tersebut batako adalah yang paling murah namun tentu kualitas lebih rendah daripada menggunakan material lain.
Demikian halnya untuk atap ada banyak pilihan mulai dari seng biasa, genteng, pvc, dan asbes.

 

3. Substitusi bahan bangunan

Maksud dari substitusi disini adalah penggantian bahan bangunan untuk bagian tertentu dari bangunan rumah. Contoh, untuk dinding kamar bagian dalam yang biasanya menggunakan batu, bisa menggunakan gypsum board. Biaya lebih murah, kerja lebih cepat dan fleksibel. Keuntungan lain, sewaktu-waktu dengan mudah dibongkar jika anda ingin mengubah lagi kamar-kamar dalam rumah anda.
Tembok dinding juga bisa tanpa diplester namun di finishing langsung dengan cat.

 

4. Mencicil pengadaan material

Ini sering dilakukan. Sisihkan penghasilan anda setiap minggu atau setiap bulan untuk mencicil pembelian material. Bulan ini beli batako 500 bh, bulan depan beli semen 10 sak, bulan depannya lagi beli besi. Jangan lupa simpan material dengan baik agar tidak rusak dan tetap bisa dipakai dengan baik saat pekerjaan renovasi anda sudah dimulai.
Memang perlu kesabaran menuggu tapi untuk sesuatu yang sangat berharga tidak apa-apa menunggu agak lama.

 

5. Bayar dengan mencicil

Jika anda bisa me-lobi toko bahan bangunan untuk men-suplai bahan bangunan dengan cara bayar mencicil, anda akan sangat tertolong. Carilah material yang tidak jauh dari rumah anda, jadi ada unsur kepercayaan lebih. Selain itu, pihak toko juga bisa mengantar bahan bangunan dengan mudah karena dekat.

 

6. Cari tukang harian.

Sudah bisa dipastikan tukang yang diupah harian akan jauh lebih murah dibanding tukang borongan. Memang agak susah dicari sekarang ini tukang yang mau digaji harian.
Ada kelebihannya jika tukang anda harian. Jika suatu saat ditengah-tengah berjalannya renovasi, dana sudah habis dan terpaksa renovasi dihentikan sementara, anda tidak akan ada beban dengan tukang. Dengan memakai tukang harian, anda sendiri atau saudara juga bisa ikut kerja membantu pekerjaan renovasi.

 

7. Persingkat waktu kerja

Pikirkan trik-trik untuk mempersingkat waktu kerja. Misalnya seperti pada point 3 diatas. Contoh lain misalnya untuk pembuatan rangka pondasi cakar ayam, merangkai pondasi cakar ayam mebutuhkan waktu cukup lama. Anda bisa mendatangi tukang besi seken dikota anda. Mereka biasanya menjual rangka pondasi yang sudah jadi berbagai ukuran yang dibuat dari besi seken yang masih bagus. Harganya relatif murah. Dengan begini banyak waktu anda sudah dihemat.

 

8. Pilih waktu yang tepat

Hindari renovasi rumah saat musim hujan. Saat hujan, pekerjaan akan sangat terkendala. Tanah akan berubah jadi lumpur, bahan-bahan bangunan bisa rusak, semua serba tidak nyaman. Lihat iklim, usahakan renovasi dilakukan saat musim kemarau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *