5 Perusahaan besar yang ternyata dimulai dari garasi

Posted on

Untuk menjadi bisnis besar dan sukses, tidak harus dimulai dari tempat yang besar dan ideal. Yang paling penting bukan tempatnya tapi visinya yang besar dan diikuti dengan inovasi tiada henti.

Perusahaan besar yang akan dibahas disini semuanya berkaitan dengan kreatifitas yang memanfaatkan kebutuhan manusia menjadi peluang bisnis yang bisa mengantarkan perusahaannya menjadi perusahaan raksasa.

Langsung saja kita mulai daftarnya:

1. GOOGLE

Siapa yang tidak tau Google. Di Indonesia orang sering menyebutnya dengan mbah Google, karena Google bisa menjadi tempat mencari informasi tentang apa saja di Internet.

Iya. Google adalah mesin pencari (search engine) yang luar biasa dan digunakan hampir semua orang yang melek internet saat ini untuk mencari informasi yang mereka butuhkan.Google pula telah menjadi sumber penghasilan bagi para penulis blog di seluruh dunia.

Namun siapa sangka perusahaan ini ternyata hanya dimulai dari sebuah garasi milik Susan Yojcick. Adalah dua orang sahabat Sergey Brin dan Larry Page yang keduanya merupakan lulusan Universitas Stanford Amerika Serikat yang mendirikan Google.

Sesuai Rilis Forbers Kamis, 10 Desember 2015 setelah sukses dengan bisnisnya di Google Larry Page dan Sergey Brin masuk jajaran orang-orang terkaya di dunia masing-masing urutan ke-19 dan 20. Larry Page tercatat memiliki kekayaan 541 Triliun sedangkan Sergei Brin memiliki kekayaan 523 Triliun. Wah dahsat juga ya..

2. APPLE

Yang kedua adalah Apple. Didirikan oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak pada tahun 1976 saat usia keduanya masih sangat belia. Jobs 21 tahun sedangkan Wozniak 26 tahun. Ide steves adalah mengembangkan dan memaksimalkan teknologi komputer untuk kebutuhan sehari-hari.

50 unit komputer rakitan mereka yang pertama dijual seharga $500. Kemudian Apple terus berinovasi dan melahirkan komputer Mac. Menyusul hasil inovasi lainnya, Apple menciptakan  iPod, iTunes dan iPhones.

Apple dikenal eksklusive dalam produknya. Walau harganya relatif lebih mahal daripada produk sekelasnya, namun iPhone tetap memiliki penggemar yang luar biasa.

3. HEWLETT-PACKARD

Perusahaan ini didirikan oleh Bill Hewlett dan Dave Parckard yang namanya juga sekaligus menjadi nama perusahaannya dengan produk komputer dan  printer yang kita kenal dengan merek HP.

Bill dan Dave memulai usahanya pada tahun 1939 di Palo Alfo, California dengan modal awal 538 USD.

Produk pertama mereka adalah Osilator audio yang dibeli pertama kali oleh Walt Disney untuk mengembangkan sistem audio pada film fantasia.

Sekarang garasi yang mereka gunakan pertama kali memulai bisnisnya telah menjadi museum privat. Dan kota tempat mereka memulai bisnis ini pulalah yang sekarang ini mendapatkan julukan Silcon Valley.

4. AMAZON

Amazon adalah toko online. Didirikan oleh Jeff Bezos tahun 1994, dari toko buku online Amazon telah berkembang menjadi perusahaan toko online terbesar di dunia.

Pertama kali, Jeff menjalankan bisnisnya dari garasi rumahnya di Kota Bellevue, Washington. Dari sana perusahaan ini berkembang menjadi leader ecommerce dengan jangkauan yang sangat luas hingga ke luar Amerika Serikta. Bahkan Amazon telah menjadi ecommerce yang menggunakan pemasaran dengan sistem afiliasi besar saat ini.

Tidak sedikit pemasar-pemasar afiliasi yang telah mendapatkan keuntungan besar dari sistem pemasaran afililasi Amazon.

5. BUKALAPAK

Kalau empat perusahaan diatas berasal dari Amerika Serikat, yang satu ini adalah perusahaan lokal bikinan anak bangsa. Adalah Ahmad Zacky bersama rekan kampusnya Nugroho Herucahyono dan Fajrin Rashid pendiri perusahaan ecommerce ini dari garasi kecil di Bilangan Haji Nawi, Jakarta pada 2010.  Masih sangat muda usia perusahaan ini. tapi sekarang telah berubah menjadi salah satu pemain besar marketplace online di negara kita.

Visi awal mereka adalah untuk membantu Usaha Kecil Mengenah (UKM) untuk memasarkan produknya. Saat ini Bukalapak telah mencatat 200 ribu lebih pelapak dan 1 juta pengunjung setiap harinya. Pencapaian yang luar biasa bukan?

Itulah lima perusahaan besar yang tadinya dimulai dari  garasi rumah dan telah bermetamorfosa menjadi perusahaan besar.

Semangat mereka sama, yaitu menjadi jawaban kepada kebutuhan masyarakat pada saat itu. Konsistensi dan ketekunanlah yang mengantarkan mereka hingga sampai seperti sekarang.

Semoga menginspirasi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *