5 cara sederhana agar harimu lebih produktif-lagi

Posted on

Pernah tidak bertanya-tanya pada diri sendiri bagaimana agar hari-hari anda lebih produktif. Lebih produktif maksudnya lebih banyak hal yang bisa diselesaikan, lebih memiliki “quality time” dengan orang-orang terkasih, dan tentu mengakhiri hari itu dengan kepuasan dan kebahagiaan.

Untuk hari lebih produktif diperlukan latihan. Butuh waktu agar terbiasa. Namun dengan sedikit ketekunan dan harapan yang kuat untuk sebuah perubahan, pasti akan melihat hasil yang luar biasa. Perlu diingat, kalau hari kita produktif maka orang-orang disekitar kita terutama pasangan kita dan anak-anak, akan ikut merasakan perbedaannya.

Berikut adalah 5 cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk memiliki hari yang lebih produktif.

1. Bangun awal di pagi hari

Cara pertama dan paling utama agar harimu lebih produktif adalah bangunlah awal di pagi hari. Ini bukan soal mitos yang mengatakan, “nanti rezeki di patok ayam”. Tetapi dengan bangun dipagi hari anda sudah meng-investasikan penyelesaian tugas paling tidak 2 jam lebih awal di depan.
Ciptakan ritual anda sendiri setiap hari. Dengan memiliki ritual rutin tiap hari, akan mamacu anda tetap semangat bangun awal tiap pagi. Ritual dimaksud misalnya, sembahyang pagi (sangat dianjurkan), lari pagi 10 menit disekitar komplek perumahan anda tinggal, menyeruput kopi hitam kesukaan anda dan nikmati sarapan ringan, membuat catatan-catatan penting, menyiram bunga di pekarangan rumah, dan sebagainya anda bisa berkreasi.

2. Gunakan catatan untuk rencana harian anda

Catat apa saja yang harus anda lakukan besok hari. Lakukan pencatatan ini malam hari sebelum tidur. Urutkan berdasarkan prioritas. Misalnya, pertama bayar tagihan telepon rumah, kedua meeting dengan bos, ketiga, bikin penawaran ke perusahaan A, keempat main futsal dengan tim, dan seterusnya.
Dengan adanya catatan, tidak ada yang akan terlewatkan dan anda bisa mengatur prioritas lebih mudah.
Gunakan kertas kecil atau notes kecil yang bisa dimasukkan saku supaya bisa dibawa-bawa. Coretlah kegiatan yang sudah anda selesaikan. Jika sekiranya ada yang belum terselesaikan hari itu, pindahkan ke besok harinya.

3. Fokus pada satu hal saja pada satu waktu

Satu pembunuh produktifitas kita paling besar adalah pengalihan perhatian. Mencoba mengerjakan beberapa hal sekaligus. Menulis email sambil ngobrol, satu email bisa jadi selesai salam satu jam yang harusnya bisa selesai 5 menit. Mengerjakan tugas kantor sambil Facebook-an, sambil main game, sambil dengar musik rock misalnya.
Pada saat-saat serius singkirkan hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian anda. Jauhkan smartphone anda. Anda pasti tidak akan tahan jika BBM dan WhatsApp anda berbunyi bukan?
Jika memungkinkan cari tempat bersendiri untuk menyelesaikan apa yang perlu dikerjakan. Di perpustakaan atau di cafe boleh dicoba.

4. Jangan lupa istirahat

Pekerjaan menumpuk terkadang memancing keinginan untuk terus bekerja tanpa beristirahat. Tubuh dan pikiran kita ini perlu beristirahat juga. Ibarat tukang kapak kayu, perlu mengambil masa untuk mengasah kapaknya agar nanti kemudian pekerjaan bisa lebih cepat terselesaikan.
Kumpulkan energi baru pada saat istirahat. Usahakan istirahat anda berkualitas. Curi-curi nap 15 menit mungkin akan sangat lumayan bagi kesegaran tubuh anda.
Jangan terpancing untuk terus bekerja tanpa beristrahat. Lama-lama jika itu jadi kebiasaan, malah penyakit yang akan datang.

5. Rayakan hari anda

Tak persoalan apapun yang sudah bisa anda selesaikan dan anda capai hari itu, rayakanlah. Berikan pernghargaan yang pantas bagi diri anda. Paling tidak anda sudah berusaha yang terbaik. Tidak ada gunanya “menangisi” jam-jam yang sudah berlalu sebab itu tidak akan bisa mengubah apapun. Selalu ada harapan, besok pasti lebih baik.
Berikan waktu yang terbaik dengan keluarga, senyuman termanis untuk mereka. Sapa tetangga dengan ramah dan tontonlah program TV kesukaan anda. Jika perlu teriaklah sekencang mungkin dan tarik nafas panjang-panjang……ahhhhhhhhh thank God 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *